Ev :
Yakobus 4 : 1-10
Saudara
– saudara yang terkasih di dalam Kristus,
Manusia itu terbuat dari tanah yang
liat yang diberikan nafas kehidupan oleh Allah (Kej.2:7) yang sewaktu-waktu
dapat rapuh dan kembali menjadi tanah seperti semula, itulah yang disebut
dengan kematian. Melalui firman ini Tuhan menunjukan bahwa betapa rapuhnya
manusia tanpa kehadiran Kristus di dalam kehidupannya (Ay.1-3) jelas dikatakan
bahwa manusia bersandar kepada Yesus hanya untuk keinginan duniawi tanpa mau
untuk hidup sepenuhnya di dalam Kristus.
Saudara
– saudara terkasih
Bagaimana cara kita sebagai umat
Tuhan dalam merefleksikan kehidupan kita ini seutuhnya di dalam Kristus? Yang
kita perbuat adalah :
1.Menjadikan
Kristus sebagai batu penjuru dalam kehidupan kita ( 1 Petrus 2 : 1-10 )
Apa yang menurut manusia benar belum
tentu menurut Allah benar, dan belum tentu yang menurut manusia itu salah dapat
menjadi benar di mata Allah. Oleh karena itu, jadikan Yesus sebagai batu
penjuru, nahkoda dalam hidupmu, Ia tak pernah salah karena Ia adalah Tuhan, dan
Ia adalah pedoman hidup orang benar dan yang percaya akan rencana
keselamatanNya.
2.Hidup
di dalam Kristus, berarti hidup di dalam damai (1 Petrus 3 : 8-12)
Yesus itu damai, Ia menginginkan
setiap orang yang hidup di dalamNya damai, agar kehidupan di alam semesta ini
berjalan dengan lancar selaras dengan kehendak Allah. Melalui perikop ini
hendaklah setiap orang yang hidup di dalam Kristus saling memberkati, mebalas
kejahatan dengan kebaikan, menjaga perbuatannya ddari hal-hal yang buruk.
3.Hidup
dalam Kristus, berarti hidup yang penuh dengan gotong royong (Galatia 6 : 1-10)
Hidup di dalam Kristus, berate kita
harus saling tolong menolong dalam segala hal. Mengutamakan kepentingan orang
lain diatas kepentingan kita. Yesus selalu menggambarkan segala sesuatu dengan
biji sesawi, biji sesawi yang kecil itu dapat bermakna bagi semua orang,
apalagi kita yang lebih besar daripada biji sesawi. Itulah yang dapat
direfleksikan manusia yang hidup di dalam Kristus, meskipun masih banyak
hal-hal yang lebih utama di dalamnya.
Saudara-saudara
yang terkasih,
lalu apa janji Tuhan bagi setiap
orang yang mau hidup dan berkarya di dalamNya?
1.Yesus
menjanjikan kehidupan yang kekal setelah kita mati, yakni Sorga (Yohannes 14:2)
Yesus mati di kayu salib demi
menebus kita yang penuh cela agar dapat menjadi manusia yang baru, dan Ia naik
ke sorga untuk menyiapkan tempat satu persatu bagi kita yang mau hidup
seutuhnya besama denganNya. Banyak orang yang mengatakan hanya seratus atau dua
ratus orang yang masuk kedalam kerajaan Sorga. Tetapi Yesus membantah semua
statement tersebut. Di rumah Bapaku banyak tempat tinggal. Berarti sorga itu
tidak hanya untuk 1 orang saja, namun semua memiliki sorga. Aku pergi kesitu
untuk mempersiapkan tempat bagimu. Berarti Yesus mati untuk memikirkan
kepentingan kita dimasa yang akan datang. Oleh karena itu saudara-saudara,
yakinlah akan pertolongah Kristus di dalam kehidupan anda. Banyak mukjizat yang
dilakukan Kristus pada zaman dahulu, dan itu akan terjadi pada kehidupan anda
pada masa ini, dan masa yang akan datang.
2.Tuhan
akan menjadikan kita bangsa yang
mahsyur, dan berlimpah berkat (Kej.12:2)
Janji Tuhan berikutnya adalah
menjadi bumi kita, tanah kelahiran kita menjadi bangsa yang penuh dengan
kedamaian, berlimpah ruah berkat Tuhan di dalamnya, menjadi bangsa yang mahsyur
di seluruh dunia, karena semua umat Tuhan hidup di dalam kristus semata.
Saudara – saudara yang terkasih,
Oleh karena itu, mari jadikan Yesus
sebagai teman dalam kehidupan anda, dan jauhkanlah kehidupan kita ini dari
kejahatan duniawi yang hanya akan merusak, tetapi firman Tuhan menjadi
konstruksi yang kuat dalam keimanan kita di dalam Kristus. Selamat hidup
bersama Kristus. A M I N
Tidak ada komentar:
Posting Komentar