Selasa, 22 Oktober 2013

HIDUP DI DALAM KRISTUS


Ev : Yakobus 4 : 1-10
Saudara – saudara yang terkasih di dalam Kristus,
            Manusia itu terbuat dari tanah yang liat yang diberikan nafas kehidupan oleh Allah (Kej.2:7) yang sewaktu-waktu dapat rapuh dan kembali menjadi tanah seperti semula, itulah yang disebut dengan kematian. Melalui firman ini Tuhan menunjukan bahwa betapa rapuhnya manusia tanpa kehadiran Kristus di dalam kehidupannya (Ay.1-3) jelas dikatakan bahwa manusia bersandar kepada Yesus hanya untuk keinginan duniawi tanpa mau untuk hidup sepenuhnya di dalam Kristus.
 
Saudara – saudara terkasih
            Bagaimana cara kita sebagai umat Tuhan dalam merefleksikan kehidupan kita ini seutuhnya di dalam Kristus? Yang kita perbuat adalah :
1.Menjadikan Kristus sebagai batu penjuru dalam kehidupan kita ( 1 Petrus 2 : 1-10 )
            Apa yang menurut manusia benar belum tentu menurut Allah benar, dan belum tentu yang menurut manusia itu salah dapat menjadi benar di mata Allah. Oleh karena itu, jadikan Yesus sebagai batu penjuru, nahkoda dalam hidupmu, Ia tak pernah salah karena Ia adalah Tuhan, dan Ia adalah pedoman hidup orang benar dan yang percaya akan rencana keselamatanNya.
2.Hidup di dalam Kristus, berarti hidup di dalam damai (1 Petrus 3 : 8-12)
            Yesus itu damai, Ia menginginkan setiap orang yang hidup di dalamNya damai, agar kehidupan di alam semesta ini berjalan dengan lancar selaras dengan kehendak Allah. Melalui perikop ini hendaklah setiap orang yang hidup di dalam Kristus saling memberkati, mebalas kejahatan dengan kebaikan, menjaga perbuatannya ddari hal-hal yang buruk.
3.Hidup dalam Kristus, berarti hidup yang penuh dengan gotong royong (Galatia 6 : 1-10)
            Hidup di dalam Kristus, berate kita harus saling tolong menolong dalam segala hal. Mengutamakan kepentingan orang lain diatas kepentingan kita. Yesus selalu menggambarkan segala sesuatu dengan biji sesawi, biji sesawi yang kecil itu dapat bermakna bagi semua orang, apalagi kita yang lebih besar daripada biji sesawi. Itulah yang dapat direfleksikan manusia yang hidup di dalam Kristus, meskipun masih banyak hal-hal yang lebih utama di dalamnya.
Saudara-saudara yang terkasih,
            lalu apa janji Tuhan bagi setiap orang yang mau hidup dan berkarya di dalamNya?
1.Yesus menjanjikan kehidupan yang kekal setelah kita mati, yakni Sorga (Yohannes 14:2)
            Yesus mati di kayu salib demi menebus kita yang penuh cela agar dapat menjadi manusia yang baru, dan Ia naik ke sorga untuk menyiapkan tempat satu persatu bagi kita yang mau hidup seutuhnya besama denganNya. Banyak orang yang mengatakan hanya seratus atau dua ratus orang yang masuk kedalam kerajaan Sorga. Tetapi Yesus membantah semua statement tersebut. Di rumah Bapaku banyak tempat tinggal. Berarti sorga itu tidak hanya untuk 1 orang saja, namun semua memiliki sorga. Aku pergi kesitu untuk mempersiapkan tempat bagimu. Berarti Yesus mati untuk memikirkan kepentingan kita dimasa yang akan datang. Oleh karena itu saudara-saudara, yakinlah akan pertolongah Kristus di dalam kehidupan anda. Banyak mukjizat yang dilakukan Kristus pada zaman dahulu, dan itu akan terjadi pada kehidupan anda pada masa ini, dan masa yang akan datang.
2.Tuhan akan menjadikan kita  bangsa yang mahsyur, dan berlimpah berkat (Kej.12:2)
            Janji Tuhan berikutnya adalah menjadi bumi kita, tanah kelahiran kita menjadi bangsa yang penuh dengan kedamaian, berlimpah ruah berkat Tuhan di dalamnya, menjadi bangsa yang mahsyur di seluruh dunia, karena semua umat Tuhan hidup di dalam kristus semata.
 Saudara – saudara yang terkasih,
            Oleh karena itu, mari jadikan Yesus sebagai teman dalam kehidupan anda, dan jauhkanlah kehidupan kita ini dari kejahatan duniawi yang hanya akan merusak, tetapi firman Tuhan menjadi konstruksi yang kuat dalam keimanan kita di dalam Kristus. Selamat hidup bersama Kristus. A M I N

Tidak ada komentar:

Posting Komentar