Minggu, 08 September 2013

Mengapa Tuhan memilih saya..???



Bahan renungan : Yeremia 1 : 1-8          Bacaan : Mateus 28 : 19-20

             Coba anda perhatikan dengan seksama kedua kalimat berikut “Memilih” dan “Dipilih”, tentu antara kalimat yang pertama dan kedua memiliki satu kesamaan yang sama tapi berbeda topik dan maksud yang berbeda, kesamaannya adalah milih dan pilih dan yang beda memilih berarti menyuruh dan dipilih berarti disuruh. Apa yang anda akan lakukan ketika anda disuruh orang lain, mungkin anda tidak 100 % mengikuti apa yang disuruh orang itu kepada anda, tetapi apabila anda menyuruh orang lain, belum tentu orang itu mau anda suruh, dan sekarang kita disuruh bukan oleh orang biasa, tetapi orang yang “LUAR BIASA” siapa lagi kalau bukan oleh Tuhan Yesus seorang TUHAN..!!!, kita disuruh oleh TUHAN,Raja Dunia, Juruselamat kita, berarti kita tidak boleh menolak maupun lari menghindarkan diri, karna pasi kita selalu dicari Dia.
        Mengapa harus saya..??? mengapa tidak Pendeta saja, atau penatua di gereja, atau orang-orang yang rajin kegerja, mengapa harus saya, sedangkan saya saja masih tidak memikirkan Dia, kenapa mesti saya..??? Alasannya apa..???
        Alasannya, karna Tuhan melihat kita ini istimewa di hadapanNya melebihi apa yang Ia ciptakan di dunia ini. Tuhan mau kita menjadi saksi dan pelaku akan setiap Firman, dan perbuatan-perbuatan ajaib agar semua bangsa-bangsa yang ada di dunia ini menjadi umatNya, umat pilihan Allah agar Kerajaan Allah semakin luas, dan setiap orang beroleh sukacita dikemudian hari, di tempat yang paling indah dari pada dunia ini yaitu SURGA..!!!
    
        Apakah anda ingat akan Musa, ia adalah seorang nabi yang diutus Allah dengan sebuah misi yang cukup prestise yang akan membawa peradaban manusia dikemudian hari yaitu menyelamatkan bangsa Isarel dari tanah perbudakan di Mesir, menuju tanah perjanjian, yaitu tanah Kanaan, tentu misi ini tidak akan pernah disiasiakan oleh Musa, ia tidak ingin menjadi seorang yang femes (terkenal) karna apa yang ia perbuat dalam penyelamatan bangsa israel, tetapi lebih kepada menjadi seorang yang show up akan setiap keAgungan Tuhan di dalam misinya untuk menyelamtkan bangsa Israel, ia bukanlah seorang yang hebat, memiliki latar belakang dari sosialis yang cukup tinggi dan terkenal, ia bukan anak raja, bahkan ia adalah seorang anak yang terambil dari sungai maka ia dinamakan Musa, tetapi ia memiliki niat dan ia mempunyai filosofi yang cukup besar dalam berkarya di dalam Tuhan, tentu hal inilah yang menurut saya jarang terjadi di dalam kehidupan kita sekarang ini, saya juga tidak dapat mengungkiri bahwa hal itu juga menimpa diri saya, ketika saya melihat bahwa suatu pelayanan itu merupakan sebuah Pilihan dan Tugas yang sangat mulia yang dianugerahkan Tuhan kepada saya, pasti banyak kerikil-kerikil tajam yang harus dihadapi seorang pelayan Tuhan, karna tidak selamanya hal itu berjalan dengan mulu-mulus saja, banyak yang sering menentang akan jalan yang saya pilih, ada yang bilang kau hanya membuang-buang waktumu untuk hal yang menurut mereka bias mereka lakukan 2 kali, tetapi saya selalu memiliki prinsip bahwa melayani Tuhan tidak bisa diulangi, karna menghadap Tuhan berarti merupakan suatu pertanggungjawaban kita akan setiap apa yang kita perbuat di dalam kehidupan kita sehari-hari.
            jadi, kesimpulan dari topik ini adalah, Apa yang menjadi keinginanmu, ada pada dirimu, apa yang menjadi pilihanmu semua bergantung pada keputusan yang engkau ambil, karna engkaulah yang menjalani ini semua, tetapi lebih daripada itu semua, Tuhan telah memberi rancangan yang terbaik di dalam kehidupan anda, yakinlah akan setiap pilihan Tuhan, karna akan indah pada akhirnya.

~Selamat Berkarya di Dalam Tuhan~
 

Kesempurnaan Hidup



kesempurnaan-hidup.jpg

Kotbah RohKris SMA Suluh dalam rangka perayaan Jumaat Agung



Ev : Lukas 21:7-19 ; 22:14-23
Kematian  Yesus, merupakan keselamatan dan teladan bagi kehidupan kita

                     

Pribadi To Do, To Have, atau To Be ?


Kotbah ROHKRIS SMA Suluh, 15 Februari 2013