Minggu, 01 September 2013

Melayani Tuhan..?? Mengapa tidak..!!!! Bacaan : Mazmur 150 : 1-6, Bahan Renungan : 2 Timotius 2 : 15


    

 Mungkin anda pernah melihat sepengal lagu berikut “Melayani mengasihi lebih sungguh”. Apabila kita melihat dan memaknai akan setiap penggalan lagu dan arti kata melayani, tentu tidak akan pernah habis untuk kita pelajari dan kita bahas. Tapi terkadang ada satu pertanyaan yang dapat kita lihat dari topik melayani Tuhan kali ini, “Apakah  pantas saya  melayani Tuhan..??,Lalu bagimana cara saya melayani Tuhan..??, suatu kali saya pernah membawa topik ini kedalam kotbah di sekolah dan banyak dari teman-teman saya yang bertanya seperti itu kepada saya.

     Banyak dari tema-teman saya yang bertanya “Jes, saya ini kan gak pandai-pandai banget dalam bernyanyi, apalagi berdoa, yah mana mungkin saya bisa menjadi pelayan yang baik, sedangkan kalau ingin pergi ke gereja saja saya sudah malas-malasan untuk bangun pagi, wajar sajalah hari minggu”, kemudian saya menjawab “Apabila engkau ingin menjadi pelayan Tuhan, itu semua ada pada diri engkau, bagaimana niat mu dalam melayani Tuhan, melayani Tuhan itu bukan hanya sekedar berdoa dan memuliakan Tuhan saja, akan tetapi lebih daripada itu engkau ingin dibentuk Tuhan dari sekian banyaknya manusia yang ada di bumi ini, jadi kenapa enggak, dari niat, melayani itu bisa menjadi kenyataan”.

        Saudara-saudara yang terkasih , terkadang kita sebagai manusia memiliki batasan dan kemampuan yang berbeda-beda, setiap orang selalu mengatakan hal yang sama bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kelemahan yang berbeda-beda. Tapi saya ingin membantah seluruh anggapan itu, apabila kita memiliki kelemahan batasan dan kemampuan yang berbeda-beda untuk apa Tuhan menciptakan kita ? untuk apa Tuhan memilih kita sebagai umat kepunyaanya?  Karna kelebihan dan keleahan kita ya asalnya dari kita juga, saya ingin menggambarkan manusia itu pada awalnya bagaikan kertas putih yang sangat putih dan polos, akan tetapi semakin banyak perjalanan yang dihadapi manusia, semakin banyak juga coretan-coretan yang digoreskan di kertas tersebut, dan coretan-coretan itu ada yang baik dan ada juga yang buruk, ada tinta hitam dan ada juga tinta merah, ya seperti itulah perjalanan kita.

      Melayani Tuhan juga seperti itu, mungkin kita tidak memiliki talenta yang lebih dalam melayani, tetapi ingatlah saudara-saudara yang terkasih, Tuhan memilih anda untuk diutus dan disuruh melayani bukan karna anda memiliki banyak talenta, tetapi karna anda dipilih Allah, karna anda adalah domba Allah yang selalu Tuhan jaga dan gembalai,karna anda adalah umat kepunyaan Allah, agar nantinya kelak anda menjadi seorang yang selalu ingin dan terus berkarya didalam Tuhan. Mungkin anda tidak pandai berkata-kata, mungkin anda tidak mahir berdoa, atau berkotbah, tapi lebih dari pada itu Tuhan melihat anda bagaikan mutiara yang kokoh sebagai jemaat Tuhan yang Tuhan utus, jadi janganlah ragu saudara untuk melayani, mungkin dari mendoakan teman yang sedang sakit, menjadi aktivis gereja itu juga sudah merupakan modal awal anda dalam melayani Tuhan, ingatlah kerajaan Sorga adalah hadiah terindah yang akan Tuhan berikan kepada anda apabila andaselalu setia dan ingin terus melayani Allah.




~SELAMAT BERKARYA DI DALAM TUHAN~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar