Mungkin anda pernah melihat sepengal lagu berikut “Melayani
mengasihi lebih sungguh”. Apabila kita melihat dan memaknai akan setiap
penggalan lagu dan arti kata melayani, tentu tidak akan pernah habis untuk kita
pelajari dan kita bahas. Tapi terkadang ada satu pertanyaan yang dapat kita
lihat dari topik melayani Tuhan kali ini, “Apakah pantas saya melayani Tuhan..??,Lalu bagimana cara saya
melayani Tuhan..??, suatu kali saya pernah membawa topik ini kedalam kotbah di
sekolah dan banyak dari teman-teman saya yang bertanya seperti itu kepada saya.
Banyak dari
tema-teman saya yang bertanya “Jes, saya ini kan gak pandai-pandai banget dalam
bernyanyi, apalagi berdoa, yah mana mungkin saya bisa menjadi pelayan yang
baik, sedangkan kalau ingin pergi ke gereja saja saya sudah malas-malasan untuk
bangun pagi, wajar sajalah hari minggu”, kemudian saya menjawab “Apabila engkau
ingin menjadi pelayan Tuhan, itu semua ada pada diri engkau, bagaimana niat mu
dalam melayani Tuhan, melayani Tuhan itu bukan hanya sekedar berdoa dan
memuliakan Tuhan saja, akan tetapi lebih daripada itu engkau ingin dibentuk
Tuhan dari sekian banyaknya manusia yang ada di bumi ini, jadi kenapa enggak,
dari niat, melayani itu bisa menjadi kenyataan”.
Saudara-saudara yang terkasih , terkadang kita sebagai manusia memiliki
batasan dan kemampuan yang berbeda-beda, setiap orang selalu mengatakan hal
yang sama bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kelemahan yang
berbeda-beda. Tapi saya ingin membantah seluruh anggapan itu, apabila kita
memiliki kelemahan batasan dan kemampuan yang berbeda-beda untuk apa Tuhan
menciptakan kita ? untuk apa Tuhan memilih kita sebagai umat kepunyaanya? Karna kelebihan dan keleahan kita ya asalnya
dari kita juga, saya ingin menggambarkan manusia itu pada awalnya bagaikan
kertas putih yang sangat putih dan polos, akan tetapi semakin banyak perjalanan
yang dihadapi manusia, semakin banyak juga coretan-coretan yang digoreskan di
kertas tersebut, dan coretan-coretan itu ada yang baik dan ada juga yang buruk,
ada tinta hitam dan ada juga tinta merah, ya seperti itulah perjalanan kita.
Melayani Tuhan
juga seperti itu, mungkin kita tidak memiliki talenta yang lebih dalam
melayani, tetapi ingatlah saudara-saudara yang terkasih, Tuhan memilih anda
untuk diutus dan disuruh melayani bukan karna anda memiliki banyak talenta,
tetapi karna anda dipilih Allah, karna anda adalah domba Allah yang selalu
Tuhan jaga dan gembalai,karna anda adalah umat kepunyaan Allah, agar nantinya
kelak anda menjadi seorang yang selalu ingin dan terus berkarya didalam Tuhan.
Mungkin anda tidak pandai berkata-kata, mungkin anda tidak mahir berdoa, atau
berkotbah, tapi lebih dari pada itu Tuhan melihat anda bagaikan mutiara yang
kokoh sebagai jemaat Tuhan yang Tuhan utus, jadi janganlah ragu saudara untuk
melayani, mungkin dari mendoakan teman yang sedang sakit, menjadi aktivis gereja
itu juga sudah merupakan modal awal anda dalam melayani Tuhan, ingatlah
kerajaan Sorga adalah hadiah terindah yang akan Tuhan berikan kepada anda
apabila andaselalu setia dan ingin terus melayani Allah.
~SELAMAT BERKARYA DI
DALAM TUHAN~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar