Bahan renungan : Yeremia 1 : 1-8 Bacaan : Mateus 28 : 19-20
Coba anda perhatikan dengan seksama kedua kalimat berikut
“Memilih” dan “Dipilih”, tentu antara kalimat yang pertama dan kedua memiliki
satu kesamaan yang sama tapi berbeda topik dan maksud yang berbeda, kesamaannya
adalah milih dan pilih dan yang beda memilih berarti menyuruh dan dipilih
berarti disuruh. Apa yang anda akan lakukan ketika anda disuruh orang lain,
mungkin anda tidak 100 % mengikuti apa yang disuruh orang itu kepada anda,
tetapi apabila anda menyuruh orang lain, belum tentu orang itu mau anda suruh,
dan sekarang kita disuruh bukan oleh orang biasa, tetapi orang yang “LUAR
BIASA” siapa lagi kalau bukan oleh Tuhan Yesus seorang TUHAN..!!!, kita disuruh
oleh TUHAN,Raja Dunia, Juruselamat kita, berarti kita tidak boleh menolak
maupun lari menghindarkan diri, karna pasi kita selalu dicari Dia.
Mengapa harus
saya..??? mengapa tidak Pendeta saja, atau penatua di gereja, atau orang-orang
yang rajin kegerja, mengapa harus saya, sedangkan saya saja masih tidak
memikirkan Dia, kenapa mesti saya..??? Alasannya apa..???
Alasannya,
karna Tuhan melihat kita ini istimewa di hadapanNya melebihi apa yang Ia
ciptakan di dunia ini. Tuhan mau kita menjadi saksi dan pelaku akan setiap
Firman, dan perbuatan-perbuatan ajaib agar semua bangsa-bangsa yang ada di
dunia ini menjadi umatNya, umat pilihan Allah agar Kerajaan Allah semakin luas,
dan setiap orang beroleh sukacita dikemudian hari, di tempat yang paling indah
dari pada dunia ini yaitu SURGA..!!!
Apakah anda ingat akan Musa, ia adalah seorang
nabi yang diutus Allah dengan sebuah misi yang cukup prestise yang akan membawa
peradaban manusia dikemudian hari yaitu menyelamatkan bangsa Isarel dari tanah
perbudakan di Mesir, menuju tanah perjanjian, yaitu tanah Kanaan, tentu misi
ini tidak akan pernah disiasiakan oleh Musa, ia tidak ingin menjadi seorang
yang femes (terkenal) karna apa yang ia perbuat dalam penyelamatan bangsa
israel, tetapi lebih kepada menjadi seorang yang show up akan setiap keAgungan
Tuhan di dalam misinya untuk menyelamtkan bangsa Israel, ia bukanlah seorang
yang hebat, memiliki latar belakang dari sosialis yang cukup tinggi dan
terkenal, ia bukan anak raja, bahkan ia adalah seorang anak yang terambil dari
sungai maka ia dinamakan Musa, tetapi ia memiliki niat dan ia mempunyai
filosofi yang cukup besar dalam berkarya di dalam Tuhan, tentu hal inilah yang
menurut saya jarang terjadi di dalam kehidupan kita sekarang ini, saya juga
tidak dapat mengungkiri bahwa hal itu juga menimpa diri saya, ketika saya
melihat bahwa suatu pelayanan itu merupakan sebuah Pilihan dan Tugas yang
sangat mulia yang dianugerahkan Tuhan kepada saya, pasti banyak kerikil-kerikil
tajam yang harus dihadapi seorang pelayan Tuhan, karna tidak selamanya hal itu
berjalan dengan mulu-mulus saja, banyak yang sering menentang akan jalan yang
saya pilih, ada yang bilang kau hanya membuang-buang waktumu untuk hal yang
menurut mereka bias mereka lakukan 2 kali, tetapi saya selalu memiliki prinsip
bahwa melayani Tuhan tidak bisa diulangi, karna menghadap Tuhan berarti
merupakan suatu pertanggungjawaban kita akan setiap apa yang kita perbuat di
dalam kehidupan kita sehari-hari.
jadi, kesimpulan dari topik ini adalah, Apa
yang menjadi keinginanmu, ada pada dirimu, apa yang menjadi pilihanmu semua
bergantung pada keputusan yang engkau ambil, karna engkaulah yang menjalani ini
semua, tetapi lebih daripada itu semua, Tuhan telah memberi rancangan yang
terbaik di dalam kehidupan anda, yakinlah akan setiap pilihan Tuhan, karna akan
indah pada akhirnya.
~Selamat Berkarya di
Dalam Tuhan~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar