Minggu, 08 September 2013

Kotbah ROHKRIS SMA Suluh, 15 Februari 2013



Ev: Matius 4: 1-11
Berjuanglah di dalam Kristus..!!
Saudara-saudara yang terkasih di dalam Kristus,
            Ada satu pertanyaan besar ketika kita melihat nats firman Tuhan pada kali ini, kita dapat lihat seorang Yesus, yang jelas-jelas adalah Tuhan dan raja diatas segala raja dapat dicobai oleh si iblis, padahal seharusnya si iblislah yang harus tunduk kepada Kristus.
Saudara-saudara yang terkasih,
            Mengapa Yesus melakukan hal seperti itu? Ia ingin membuat sebuah perenungan kepada setiap manusia bahwa sehebat apapun anda di dunia ini, tetapi ketika anda tidak tahan uji/ dapat menahan diri dari godaan, anda akan jatuh kedalam pencobaan, hal seperti itulah yang ingin Tuhan sampaikan melalui nats kita pada hari ini. Saya ingin menyampaikan beberapa bagian penting dari setiap ayat pada nats kita hari ini, yang dapat menjadi renungan hidup kita.
1.”Tetapi Yesus menjawab: Ada tertulis: manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap  firman Yang keluar dari mulut Allah” (Matius 4:4)

            Bagian ini adalah episode pertama ketika si iblis mencobai Yesus, dimana ketika Yesus berpuasa empat puluh hari empat puluh malam  Ia merasa lapar, hingga si iblis mencobai Yesus dengan menyuruh merubah batu menjadi roti dengan kuasa Yesus. Yesus bukannya tidak dapat merubah batu menjadi roti, sedangkan air saja dapat Ia rubah menjadi anggur, tetapi Ia harus tetap menahan godaan si iblis, jangan karena sesat si iblis, Ia jatuh kedalam pencobaan. Satu pesan yang ingin Tuhan Yesus sampaikan melalui satu bagian cerita ketika Ia dicobai si iblis di padang gurun, yakni sehebat apapun, setinggi apapun kuasa dan derajat kita di dunia ini, tetapi, apabila kita tidak berpengang pada Alkitab dalam hal ini firman Tuhan, maka semuanya adalah sia-sia. Manusia memang diciptakan agar menjadi manusia yang pintar, berkualitas, sehingga manusia memiliki kodrat tertinggidi bandingkan cipataan Tuhan yang lainnya, tetapi ketika semuanya itu berlebih dan tidak di imbangi dengan spritualitas rohani yang cukup, maka manusia tidak dapat dikatakan berkualitas menurut Tuhan. Karena Yesus menciptakan manusia, bukan hanya sekedar diciptakan, tetapi agar manusia tersebut unggul di dalam masyarakat, di dalam komunitas percayanya sebgai seorang Kristen dimanapun kita berada. Kemudian, melalui bagian yang pertama ini, Yesus ingin melihat kesungguhan manusia dalam hidup, apakah ia hanya memikirkan kehidupan duniawi atau tetap ingin hidup yang berpengharapan melalui firman, tetapi sebagai remaja Kristen kita harus menjadi remaja Kristen yang selalu berharap kepada Kristus dan berjuang di dalam namaNya, Karena hanya oleh kasihNya lah kita beroleh keselamatan.

2.”……Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!” (Matius 4:7)
           
            Bagian berikut yang menjadi pesan Yesus melalui firmanNya pada hari ini, Yesus mengecam keras segala tindakan manusia yang menghina, memalukan, dan menistai agama dan Tuhannya, Yesus mengambil perumpaan melalui ayat ini adalah jangan kita mencobai Tuhan, Allah yang menciptakan kita. Mengapa Yesus mengambil sikap melalui pernyataanNya seperti itu, Ia menginginkan agar setiap manusia memiliki rasa takut dan cinta terhadap Tuhan, bukannya Yesus ingin mengancam kita, tetapi lebih kepada Ia ingin melihat semua orang di dunia ini menghargai akan setiap ciptaanNya, mengapa demikian? Ambil salah satu contoh, Adam dan Hawa merupakan ciptaan Tuhan yang pertama, Allah memberikan tempat yang di indah dengan segala kebutuhan yang baik yang nikmat di taman Eden, tetapi ketika Allah memberikan suatu mandat kepada mereka berdua, yakni jangan memakan buah pengetahuan yang baik dan jahat, mereka malah tidak mendengar dan mengabaikannya, karena telah dirayu oleh si Iblis yang menyamar menjadi ular. Begitu pula hidup kita saudara-saudara, banyak iblis di dunia ini yang ingin membuat kita jatuh kedalam dosa, ambil salah satu contoh uang. Uang dapat merubah segalanya, tetapi karena uang manusia menjadi gelap mata, semua diperhitungkan dengan uang, orang batak kalo ingin mengawinkan putrinya/borunya bukan lagi seberapa besar cinta si pria/anak dalam mencintai dan mengasihi putrinya, yang yang ditanya malah berapa besar berani kau beli putri saya ini (sinamot) itu adalah suatu gambaran, ketika uang sudah berkuasa dalam kehidupan, bukannya tidak perlu, hanya saja ketika kita selalu melihat seseorang dari tolak ukur harta tidak selamanya manusia mengalami kenikmatan karena harta yang berlimpah ada masanya, harta gak menjamin kenikmataan seseorang  ada saatnya suatu usaha bangkrut, ada saatnya semua harta kita lenyap, lantas apa yang harus kita perbuat, untuk itu mari kita lebih takut serta cinta kasih, hormat kepada Tuhan Yesus, Raja diatas segala raja, kerena Ia yang menciptakan kita. Kita harus paham, segala sesuatu yang kita miliki semuanya bersumber daripadaNya, jadi apa yang perlu kita sombongkan di dunia ini.

3.”…Enyalah, iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya    
    Kepada Dia sajalah engaku berbakti” (Matius4:10)
           
            Bagian yang berikutnya, pesan Yesus kepada kita semua adalah, satu yang kita percaya, dan satu yang kita imani, yaitu Tuhan Yesus, yang membawa kedamaian untuk semua orang, dan yang mendamaikan kita dengan Allah, oleh karena itu seperti hukum Tuhan, kita diajarkan untuk selalu mempercayai Yesus, dan tidak memperbahalai apapun di dunia ini, karena Yesus adalah tipe orang yang pencemburu, Ia tidak ingin ciptaanNya di nodai oleh si iblis, oleh karena itu Ia berkorban di kayu salib demi keampunan dosa kita, dan kita selalu menang dari dosa dan maut karena Yesus ingin kita selalu berjuang dengaNya dimanapun kita berada, seberat apapun pencobaan yang kita alami, tetapi percayalah ketika kita mau berjuang di dalam Yesus akan selalu ada damai ROh Kudus yang menyertai setiap langkah kehidupan kita, Karena ikut Yesus tidak muda, harus tahan  uji, siap dan tekun dala pergumulan, karena memalui pergulumalan yang Tuhan berikanlah kita beroleh kemenangan di dalam Yesus, itulah arti ketika kita berjuang di dalam Kristus.
Saya ingin menyampaikan  Puisi Semangat dari Henry Ford, yang mungkin dapat kita refleksikan dalam kehidupan kita.
Semangat adalah ragi yang membuat harapan anda, membumbung tinggi mencapai bintang.
Semangat adalah kilauan mata,
Ayunan langkah anda,
Pengangan tangan anda,
Aliran semangat anda, dan
Energy yang mewujudkan ide-ide anda.
MEREKA YANG MEMILIKI SEMANGAT ADALAH PEMENANG,
Mereka memiliki keberanian,
Mereka memiliki kualitas.
Semangat adalah dasar dari segala sesuatu,
Dengan semangat ada pencapaian,
Tanpa semangat hanya ada alasan

Selamat berjuang di dalam Kristus, yakinlah ketika anda mensugesti dalam pikiran anda ada Yesus di samping dan dibelakang anda dan anda yakin Roh Kudus memimpin hidup anda, setiap masalah dan pergumulan yang anda hadapi, akan terasa mudah, karena apa, karena anda adalah kepunyaan Kristus. AMEN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar