Senin, 19 Mei 2014

Karena kita beharga dimataNya



Ev: 1 Petrus 1 : 17-28
Apabila kita pergi ke toko emas dan perak tentu mata kita akan disuguhi oleh pemandangan yang begitu memikat dari pesona perhiasan-perhiasan tersebut. Mulai dari warna, bentuk dan harga beragam yang ada di dalamnya. Tentu setiap perhiasan tersebut memiliki nilai tersendiri dimata kita penikmatnya, apalagi kalau kita seorang kolektor logam mulia, tentu setiap moment ini tidak dapat terlewatkan. Apalagi bila anda membeli dan memilikinya sebagai tambahan aseksoris penunjang penampilan sampai investasi di masa yang akan datang.
            Tetapi Kristus membuat sebuah perumpamaan melalui nats ini tentang emas dan perak, bahwa keduanya memang begitu berharga tetapi sifatnya barangnya yang fana. Dan hal yang dapat saya tangkap akan barang yang fana melalui emas dan perak yang dimaksud Kristus adalah “cara hidup” kita yang lama. Emas dan perak (cara hidup) yang sekedar menjadi penunjang penampilan dan investasi singkat dalam hidup yang sifatnya instan dan tidak bertahan lama.

            Inilah karakter atau misi Yesus anak Allah yang dipersembahkan menjadi “Anak domba Allah”. Ia datang kedunia dengan sifat yang “humble” melalui keteladananNya dari sikap yang paling kecil. Ini membuktikan bahwa Yesus dapat menjadi manfaat dan memberi pengaruh besar bagi masyarakat luas pada zaman itu bahkan sampai ke zaman sekarang.
            Kemudian “Anak domba Allah” yang harus dikorbankan agar setiap manusia selamat dari dosan dan cela. Itulah yang ingin digambarkan melalui firman Tuhan kali ini “melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperi darah anak domba yang tak bernoda dan tak becacat”(Ay.19). Hal ini membuktikan, bahwa darah Kristus yang terkucur di kayu salib sebagai lambang pembebasan umat tidak dapat dibandingkan dengan emas dan perak yang merupakan barang “fana” dengan sifat dan karakteristik yang singkat dan tak bertahan lama. Namun, darah Kristus yang mau Ia bagikan kepada kita memiliki maksud bahwa kita begitu berharga di mata Kristus.
            Kemudian, bagaimana respon dan tugas kita sebagai seorang yang sudah ditebus oleh darah Kristus? Kita dituntut dalam ketaatan, memiliki kasih yang berdasarkan kristus. Karena Kristus sudah memenuhi kualifikasi menjadi seorang yang bijak dalam bertindak, karena Ia telah dipilih menjadi juruselamat, jauh sebelum dunia ini dibentuk. demikianlah kita yang dibenarkan oleh iman, bertindak lebih bijak seperti Kristus dengan menanggalkan cara hidup kita yang lama, menuju cara hidup yang baru(manusia baru) bertekun, menjadi pelaku firman Tuhan, dan menunjukkan kasih kepada sesama. Itulah goal/tujuan dari penebusan yang dilakukan Kristus kepada kita, karena kita berharga di mataNya. Oleh karena itu, jangan lagi buang-buang momen berharga ini. kita telah ditebus oleh darah yang mahal. Manfaatkan, dan bagikan kepada saudara-saudara kita, agar kita semakin bertumbuh di dalam iman kita kepada Kristus. Selamat menjadi manusia yang berharga di mata Kristus, dan berharga dimata sesama. AMIN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar