Ev: 1 Petrus 1 :
17-28
Apabila
kita pergi ke toko emas dan perak tentu mata kita akan disuguhi oleh
pemandangan yang begitu memikat dari pesona perhiasan-perhiasan tersebut. Mulai
dari warna, bentuk dan harga beragam yang ada di dalamnya. Tentu setiap
perhiasan tersebut memiliki nilai tersendiri dimata kita penikmatnya, apalagi
kalau kita seorang kolektor logam mulia, tentu setiap moment ini tidak dapat
terlewatkan. Apalagi bila anda membeli dan memilikinya sebagai tambahan
aseksoris penunjang penampilan sampai investasi di masa yang akan datang.
Tetapi Kristus membuat sebuah
perumpamaan melalui nats ini tentang emas dan perak, bahwa keduanya memang
begitu berharga tetapi sifatnya barangnya yang fana. Dan hal yang dapat saya
tangkap akan barang yang fana melalui emas dan perak yang dimaksud Kristus
adalah “cara hidup” kita yang lama. Emas dan perak (cara hidup) yang sekedar
menjadi penunjang penampilan dan investasi singkat dalam hidup yang sifatnya
instan dan tidak bertahan lama.
Inilah karakter atau misi Yesus anak
Allah yang dipersembahkan menjadi “Anak domba Allah”. Ia datang kedunia dengan
sifat yang “humble” melalui keteladananNya dari sikap yang paling kecil. Ini
membuktikan bahwa Yesus dapat menjadi manfaat dan memberi pengaruh besar bagi
masyarakat luas pada zaman itu bahkan sampai ke zaman sekarang.
Kemudian “Anak domba Allah” yang
harus dikorbankan agar setiap manusia selamat dari dosan dan cela. Itulah yang
ingin digambarkan melalui firman Tuhan kali ini “melainkan dengan darah yang
mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperi darah anak domba yang tak bernoda
dan tak becacat”(Ay.19). Hal ini membuktikan, bahwa darah Kristus yang
terkucur di kayu salib sebagai lambang pembebasan umat tidak dapat dibandingkan
dengan emas dan perak yang merupakan barang “fana” dengan sifat dan
karakteristik yang singkat dan tak bertahan lama. Namun, darah Kristus yang mau
Ia bagikan kepada kita memiliki maksud bahwa kita begitu berharga di mata Kristus.
Kemudian, bagaimana respon dan tugas
kita sebagai seorang yang sudah ditebus oleh darah Kristus? Kita dituntut dalam
ketaatan, memiliki kasih yang berdasarkan kristus. Karena Kristus sudah
memenuhi kualifikasi menjadi seorang yang bijak dalam bertindak, karena Ia
telah dipilih menjadi juruselamat, jauh sebelum dunia ini dibentuk. demikianlah
kita yang dibenarkan oleh iman, bertindak lebih bijak seperti Kristus dengan menanggalkan cara hidup kita yang lama,
menuju cara hidup yang baru(manusia baru) bertekun, menjadi pelaku firman
Tuhan, dan menunjukkan kasih kepada sesama. Itulah goal/tujuan dari penebusan
yang dilakukan Kristus kepada kita, karena kita berharga di mataNya. Oleh karena itu, jangan lagi
buang-buang momen berharga ini. kita telah ditebus oleh darah yang mahal.
Manfaatkan, dan bagikan kepada saudara-saudara kita, agar kita semakin
bertumbuh di dalam iman kita kepada Kristus. Selamat menjadi manusia yang
berharga di mata Kristus, dan berharga dimata sesama. AMIN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar