Ev: Keluaran 30
: 15 -20
Musa dalam nats ini dipilih Tuhan
untuk memimpin bangsa Israel keluar dari tanah perbudakan di Mesir menuju tanah
perjanjian yakni tanah Kanaan.Bukan dalam proses waktu yang singkat dan secara
otomatis bangsa Israel dapat keluar dari tanah perbudakan Mesir menuju tanah
perjanjian Kanaan. Mereka membutuhkan waktu selama 40 tahun untuk menginjakan
kaki di tanah perjanjian yang di berikan Allah kepada mereka. Tentu selama 40
Tahun itu, banyak tantangan dan masalah yang dialami bangsa Israel. Tantangan
yang memiliki alasan dan sarat akan makna bukan yang diberikan Tuhan, agar bangsa Israel
menjadi sebuah bangsa yang “Tahan Uji”, bangsa yang besar yang karena pilihan yang mau tertuju kepada
Kristus.
Begitupula di dalam kehidupan kita.
Kita punya goal tujuan dalam hidup. Kita punya planning beberapa tahun ke depan
dalam hidup. Tentu untuk merealisasikan planning tersebut ada pilihan-pilihan
yang menyertainya. Baik pilihan dari internal di dalam pikiran kita, maupun
pilihan dari eksternal diri kita, baik dari lingkungan, teman, dsb.
Kemudian, dalam konteks nats firman
Tuhan kali ini, Yesus mengajarkan kita untuk memilih kehidupan yang tertuju kepada Kristus. Kehidupan
yang selalu memperbaharui kualitas iman yang bertumbuh di dalam Kristus.
Tertuju kepada Kristus. Menjadi
sesuatu yang utama dalam hidup beragama. Saya gak berani jamin, orang yang
hidup hanya karena menurut apa yang ada di hidupnya dapat menang dalam segala
hal. Karena apa yang tidak dimiliki seseorang, pasti Kristus yang memilikinya.
Kemudian ada “time limit” atau
proses menuju goal/pencapaian dalam hidup. Tuhan gak mau nunggu lama-lama.
Hanya dua jawaban yang harus kita lontarkan dan kita aplikasikan dalam hidup “YA”
atau “TIDAK” saya mau memilih
hidup yang merujuk kepada Kristus.
Kesungguhan hati menjadi pelengkap
dari tingkat rasa kesetiaan kita yang mau tertuju kepada Kristus. Banyak yang
mengatakan banyak jalan menuju roma, ya memang banyak jalan menuju tujuan dan
keinginanmu. Tetapi, apakah banyak jalan menuju Sorga? Apakah banyak cara untuk
sampai kesana kalau tidak melalui kristus? So, pilihanmu menentukan langkahmu
selama-lamanya.
Selamat menjadi orang yang memilih
hidup yang tertuju kepada Kristus. Setiap langkah saudara ada kristus yang
membantu untuk mengingatkannya agar tidak salah langkah. Jadilah seseorang yang
membawa berkat bagi sekitar. AMIN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar